Penjelasan ilmiah berusaha menjawab pertanyaan mengapa mereka bisa tidur selama itu. Pertama ialah, Allah menutup telinga mereka agar bisa tidur tanpa adanya gangguan.
Kuping diketahui memiliki empat titik akupunktur yang bertanggung jawab untuk menekan nafsu makan. Dalam kata 'Allah menutup telinga' dapat pula diartikan sebagai menekan empat titik akupunktur tersebut sehingga nafsu makan mereka terbatas.
Kemudian karena tak ada sinar matahari yang tembus ke dalam gua, membuat keadaannya redup. Hal ini memungkinkan suhu di dalamnya menjadi sejuk. Keadaan ini dapat memberikan kenyamanan dan membuat tidur kian lelap.
Tubuh mereka juga di bolak-balik agar aliran darah ketujuh pemuda itu tetap terjaga. Selain itu, mereka juga tak saling berdesakan. Hal ini mendukung mengapa mereka bisa tertidur selama itu. Tentunya dengan izin dan kuasa Allah SWT.
(Kemas Irawan Nurrachman)