Free Basic, dilaporkan Global Voice tersedia di 63 negara. Namun layanan itu hanya mendukung satu bahasa saja. Padahal tentunya, akan lebih baik untuk mendukung multibahasa karena digelar di berbagai negara.
Alih-alih disediakan di Afrika, Asia, dan Amerika Latin, konten yang disajkan terbatas yang ada di Amerika Serikat (AS) dan Inggris saja, bukanlah konten lokal.
Baca juga: Ditentang di India, Mark Zuckerberg Kekeuh lanjutkan Proyek Free Basic
Facebook mengatakan bahwa Free Basic merupakan bagian dari inisiatif Internet.org perusahaan media sosial, yang dirancang untuk menghadirkan informasi yang tersedia di internet, bukan termasuk konten lokal seperti kesehatan, pekerjaan lokal dan pemerintah daerah di wilayah yang kurang terlayani.
Global Voices mengatakan bahwa “Beberapa layanan internet yang hadir lebih baik dibanding tidak ada sana sekali”. Namun mereka mengatakan bahwa situs web dan layanan yang tersedia saat ini tidak memenuhi kebutuhan terbesar di wilayah tersebut.
Facebook juga mengumpulkan data dari pengguna Free Basic di semua situs web, tak hanya pengguna yang mengakses Facebook.