Asyik, Foto dan Video di Telegram Bisa Hilang Sendiri

Moch Prima Fauzi, Jurnalis
Senin 24 Juli 2017 12:00 WIB
(Foto: Dignited)
Share :

Alasannya adalah terdapat channel atau saluran publik yang berisi propaganda dan informasi seputar ajaran radikalisme dan terorisme. Pihak Kominfo sendiri menyatakan akan membuka blokir jika Telegram mau menyanggupi beberapa syarat yang salah satunya menghapus saluran tersebut.

Baca juga: Nih Sosok 'Mark Zuckerberg' Asal Rusia sang Pendiri Telegram

Telegram sendiri merupakan layanan pesan instan yang dibuat oleh dua orang bersaudara yakni Pavel dan Nikolai Durov pada 2013. Sejak dirilis empat tahun silam, kini unggahan Telegram menyentuh angka 100 juta di Google Play Store.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya