MARANELLO – Di saat Mercedes-AMG tengah mengerjakan sekaligus mengembangkan Project One Hypercar yang rencananya akan melakukan debut pada akhir 2017, Ferrari malah sedang mempertimbangkan untuk menghadirkan penerus LaFerrari. Dilaporkan Paultan, kemungkinan pabrikan mobil sport mewah yang bermarkas di Maranello, Italia, akan mendatangkan hypercar berikutnya dalam waktu tiga atau lima tahun ke depan.
Chief technology officer, Ferrari, Michael Leiters mengatakan bahwa pengembangan penerus hypercar Ferrari akan dimulai begitu perusahaan telah memperbarui strategi dan penelitian serta pengembangan mobil untuk jangka menengah. "Ketika kita menentukan peta teknologi dan inovasi baru kita, kita akan mempertimbangkan penggantinya untuk LaFerrari," katanya.
Ferrari akan membangun hypercar generasi selanjutnya dengan memasukkan sebagian besar teknologi dari mobil Formula One-nya. Mesinnya akan menggunakan V12.
"Kami ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Ini tidak akan menjadi mobil jalanan dengan mesin Formula Satu karena perlu putaran mesin 2.500 sampai 3.000 rpm dan mencapai 16.000 rpm. F50 menggunakan mesin F1, tapi banyak yang perlu diganti," kata Leiters.
Jadi jangan pernah berharap, jika hypercar Ferrari berikutnya sama sperti LaFerrari, yang menggunakan mesin V12 6,3 liter bertenaga 800 hp dan torsi 700 nm. Mesin tersebut dihubungkan dengan kemampuan mengeluarkan daya 163 hp. Kemungkinan generasi penerusnya hampir dipastikan memiliki tenaga lebih besar.
"Jadi dugaan saya adalah bahwa kita bisa tiga sampai lima tahun lagi menghadirkan hypercar baru edisi terbatas baru. Bagian dari rencana adalah memastikan bahwa teknologi yang digunakan pada hypercar selanjutnya dapat digunakan untuk lainnya," pungkas Leiters. (san)
(Anton Suhartono)