"Saat dilakukan tes belum lama ini di lintasan seputar kampus, mobil ini bisa melaju sebanyak tujuh putaran untuk lintasan sepanjang 900 meter atau sekira 6,3 km/liter," terang Annisatul.
Sebelumnya tim ITN selalu berkonsentrasi untuk merancang mobil berbahan bakar bensin kategori prototipe.
“Sejak awal kami memang memilih untuk membuat konsep mobil prototipe berbahan bakar {gasoline}. Mobil baru ini memiliki ide dan gagasan dari pengalaman kami membuat prototipe {gasoline} sejak 2014. Kami harapkan mobil ini bisa memberikan hasil yang maksimal di ajang SEM Asia 2017 di Singapura nanti,” pungkas dia. (san)
(Dian AF)