JAKARTA – Saat ini, Anda mungkin sudah sangat familiar dengan nama Satelit Palapa. Satelit telekomunikasi tersebut diambil dari nama ‘Sumpah Pemuda’ yang diucapkan Patih Gajah Mada pada masa Majapahit pada 1334. Sudahkah Anda mengenal sejarahnya?
Menurut berbagai sumber, sejarah menunjukkan bahwa satelit pertama Indonesia diluncurkan lebih dari empat dekade lalu oleh roket Amerika Serikat. Satelit Palapa A1 digunakan untuk keperluan dalam negeri seperti transmisi televisi dan telekomunikasi. Sementara Palapa A2, melayani telekomunikasi ASEAN dan keperluan pertahanan dan keamanan.
Satelit memiliki usia yang terbatas, sehingga generasi baru dari satelit tersebut diluncurkan. Tercatat, satelit penerus dari satelit perdana milik Indonesia ialah Palapa B1 dan Palapa B2.
Satelit Palapa B1 dan Palapa B2 menggantikan dua satelit sebelumnya yang habis masa operasinya pada 1983 dan 1984. Ada perbedaan satelit Palapa B1 dan Palapa B2.
Satelit Palapa B2 memanfaatkan teknologi tinggi, sehingga harus diangkut dengan pesawat ulang alik ‘Challenger’ ke luar angkasa. Sedangkan Palapa B1 diluncurkan dengan cara konvensional.