Drone Aquila Facebook vs Google Loon, Apa Kehebatannya?

Moch Prima Fauzi, Jurnalis
Selasa 22 November 2016 14:42 WIB
Drone Aquila Facebook.
Share :

JAKARTA - Dalam gelaran Konferensi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Lima, Peru, Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat ditawari soal penyediaan konektivitas jaringan oleh Bos Facebook, Mark Zuckerberg.

Dalam pertemuan tersebut Mark menawarkan solusi konektivitas dengan menggunakan pesawat nirawak drone Aquila. Namun sebelumnya, Indonesia sendiri telah memiliki proyek tersebut yang bekerja sama dengan Google. Dalam menghantarkan jaringan internet, Google menggunakan balon yang dinamai Loon.

Kedua objek terbang sama-sama memiliki misi untuk menghantarkan internet berkecepatan tinggi. Meski begitu, apa saja keunggulan yang dimiliki oleh drone Facebook dan balon Google tersebut?

Berdasarkan pengumuman Mark Zuckerberg, drone Aquila diuji coba Facebook pada Juli 2016. Pesawat nirawak ini terbang dengan menggunakan daya sinar matahari dan memiliki misi untuk mengudara selama beberapa bulan di ketinggian 60.000 kaki.

Bobotnya hanya kurang dari 1.000 pound atau setara dengan piano grand namun dengan rentangan sayap yang lebih lebar dibandingkan dengan pesawat Boeing 737. Agar bisa terbang dengan lancar, Aquila membutuhkan asupan daya sebesar 5.000 watt.

Selain itu drone Facebook juga telah dilengkapi dengan sistem pelacak menggunakan GPS. Karena hanya menggunakan tenaga surya, Facebook merancang drone miliknya agar terbang dengan kecepatan rendah. Hal itu ditujukan agar daya yang dikeluarkan tidak terlalu besar.

Kecepatan yang dapat ditempuh oleh Aquila hanya mencapai 80 km/jam. Sebagai alat pengendali, drone ini pun memiliki alat komunikasi dan alat penyebar data internet dengan jangkauan 11 mil.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya