Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perhatikan Ini Sebelum Drone Aquila Mengudara di Indonesia

Moch Prima Fauzi , Jurnalis-Selasa, 22 November 2016 |15:03 WIB
Perhatikan Ini Sebelum <i>Drone</i> Aquila Mengudara di Indonesia
Drone Aquila Facebook. (The Manufacturer)
A
A
A

JAKARTA - Teknologi drone Facebook Aquila dapat mendukung perluasan internet di wilayah pelosok atau wilayah yang belum terjangkau oleh akses internet. Meskipun diklaim canggih, tetap muncul kekhawatiran bahwa perangkat tersebut bisa dipakai untuk alat mata-mata.

Pengamat ICT dan Multimedia, Teguh Prasetya kepada Okezone menjelaskan bahwa muatan drone Facebook harus terlebih dahulu dilakukan pemindaian untuk mewaspadai soal data dan privasi penggunanya.

Kekhawatiran Teguh tak sebatas pada keamanan data. Ia juga menyoroti faktor keselamatan yang diakibatkan oleh kegagalan struktur pada drone Aquila yang terjadi beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Badan Keamanan Amerika Serikat (AS) tengah menyelidiki kecelakaan yang melibatkan drone Aquila milik Facebook. Pesawat tak berawak tersebut jatuh saat sedang melakukan uji coba.

Insiden itu terjadi dalam penerbangan uji coba pertama Aquila pada 28 Juni 2016. Diperkirakan kecelakaan terjadi karena kegagalan struktural saat mendarat. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa perbedaan iklim cuaca di Indonesia juga seharusnya menjadi pertimbangan sebelum benar-benar digunakan. "Tentunya harus diwaspadai karena muatan drone Facebook sendiri perlu dilakukan screening, belum lagi banyak kabar kegagalan strukturnya dan kehandalannya dalam jangka panjang dengan iklim Indonesia," tutup Teguh.

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement