Fakta Unik Sutra & Permadani dalam Peradaban Muslim

Arsan Mailanto, Jurnalis
Selasa 01 November 2016 06:14 WIB
(Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Permadani, bantal, dan kain produksi Peradaban Muslim terkenal ke seluruh penjuru dunia, karena bahan yang bermutu dan warna-warnanya yang menyerupai permata.

Pada pertengahan abad Ke-9, tekstil Spanyol Muslim terkenal di seluruh dunia. Semua orang dari Ratu hingga rakyat biasa mencari kain yang mewah dan kaya dari Spanyol.

Di berbagai kota menghasilkan kain yang berbeda. Cordoba di Spanyol Muslim, menjadi pusat pengrajin kain dengan 13.000 alat tenun, memproduksi sutra untuk pembuatan tirai, syal, jubah, dan lainnya.

Bulu unta, kambing, dan domba dimanfaatkan untuk membuat bahan pakaian, seperti mantel bulu unta dan sweater bulu kambing yang bisa dikenakan hingga saat ini.

Sutra merupakan hasil produksi Muslim sedemikian bernilai di Eropa, hingga Paus Silvester II dikubur berkafan kain sutra Persia ketika dia meninggal pada 1003.

Ratu Beatriz dari Portugal menggunakan sutra dengan tepian emas yang diimpor dari Spanyol Muslim dalam pesta pernikahannya pada 1383. Sedemikian tenarnya kain sutra buatan Muslim di Inggris, sampai-sampai industri tekstil Inggris terancam pada 1700, sehingga pemerintah Inggris membatasi jumlah impornya.

Kain lainnya digunakan untuk sajadah, tapestri, dan permadani, sementara kulit samak dari Spanyol Muslim dijual ke para pembuat sepatu di Eropa, seperti dirangkum “1001 Penemuan dan Fakta Mempesona Peradaban Muslim,” Selasa (1/11/2016).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya