Begini Cara Taksi Tanpa Sopir di Singapura Beroperasi

Anton Suhartono, Jurnalis
Kamis 25 Agustus 2016 12:44 WIB
Singapura operasikan taksi otonom (Thestraitstimes)
Share :

Sementara itu Chief Operating Officer (COO) nuTonomy Doug Parker menambahkan, taksi otonom ini akan mengurangi jumlah kendaraan yang hilir mudik di jalanan Singapura, yakni dari 900 ribu menjadi 300 ribu unit saja.

“Jika mobil sebanyak itu hilang dari jalanan, maka ada banyak keuntungan, Anda bisa membuat jalan lebih kecil lagi, Anda bisa membuat area parkir lebih kecil lagi. Saya kira hal ini akan mengubah cara interaksi orang dengan kondisi kota ke depannya," ungkap dia, seperti dikutip dari AP.

Singapura dipilih untuk pengoperasian taksi otonom karena kondisinya sangat mendukung. Cuaca dan infrastruktur di negara itu sudah mendukung. Kesadaran masyarakatnya dalam tertib berlalu lintas cukup tinggi. Hal yang tak kalah pentingnya adalah Singapura termasuk negara yang pertumbuhan ekonominya cukup baik sehingga mendukung untuk riset kendaraan otonom.

Sementara itu, Olivia Seow (25), salah seorang pengguna jasa taksi nuTonomy, mengaku terkejut dengan cara kerja kendaraan itu. Ia mencoba menaikinya untuk jarak kurang dari 1,6 kilometer. Mulanya, ada kekhawatiran saat menaiki mobil mungil itu. Apalagi, setelah mobil mulai berjalan dan setir kemudi bergerak dengan sendirinya.

“Seperti ada hantu atau semacamnya di mobil ini," kata Olivia.

Namun kelamaan ia merasa nyaman. Mobil melaju dengan perlahan dan terkontrol. Rintangan yang kecil pun bisa terdeteksi dengan baik oleh sensor, termasuk burung dan sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan.

"Saya saja tidak bisa melihat, tapi mobil ini bisa. Jadi saya percaya dengan mobil ini," cetusnya.

(Dian AF)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya