Google Project Loon, Pemerataan Internet atau Mata-Mata

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Selasa 15 Desember 2015 04:01 WIB
(Foto: YouTube)
Share :

JAKARTA - Project Loon yang akan digarap Google rencananya bakal mengudara di langit Indonesia tahun depan. Walau hanya sebatas uji coba teknis, proyek tersebut diharapkan memberi solusi penyebaran akses internet di wilayah yang sebelumnya tidak terjangkau internet.

Dilihat dari sejarahnya, Project Loon tidak muncul dalam semalam. Project Loon atau balon udara besutan Google itu awalnya diperkenalkan pada 2008.

Di tahun itu, Google bekerjasama dengan Space Data Corp, sebuah perusahaan yang mengirimkan balon yang membawa small base station di ketinggian 20 mil atau 32 kilometer.

Balon tersebut melayang di udara untuk menyediakan konektivitas kepada para pekerja dan perusahaan minyak di daerah Amerika Serikat bagian selatan.

Pada 2011, pengembangan di bawah naungan Google X digencarkan dan perusahaan melakukan serangkaian uji coba di Central Valley, California. Kemudian, Google mengumumkan ke publik proyek tersebut pada 14 Juni 2013.

Sebelum rencananya akan diluncurkan di Indonesia, Google Project Loon telah mengudara di beberapa negara seperti Selandia Baru pada Juni 2013. Lalu, Mei hingga Juni 2014, Google menguji coba di Piaui, Brasil.

Tahun ini, Google menandatangani kerjasama dengan pejabat Information and Communication Technology Agency (ICTA) di Sri Lanka untuk meluncurkan teknologi Loon dalam skala massal. Hasilnya, pada Maret 2016, Sri Lanka menjadi negara kedua di dunia yang terkoneksi dengan LTE secara penuh setelah Vatican City.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya