CALIFORNIA - Pemilik mobil klasik umumnya melakukan restorasi sehingga tampilan kendaraan menjadi seperti standar pabrikan. Namun, hal ini tak terjadi pada Ferrari 250 GTE buatan 1963 yang mengadopsi gaya modifikasi hotrod. Bahkan, mesinnya telah diganti menggunakan milik mobil Amerika, Chevrolet.
Sebuah ide liar dilakukan pada Ferrari 250 GTE dengan mengganti mesin standar pabrikan Italia dengan mesin V8 Chevrolet 302 yang dilengkapi dengan Supercharged. Mesin yang dipakai pada Chevy Camaro Z/38 dikombinasikan dengan sistem transmisi enam percepatan manual. Demikian dikutip dari Autoevolution, Senin (12/10/2015).
Meski mesin Ferrari 250 GTE ini telah diganti, bodi mobil masih mempertahankan standar pabrikan. Bodi hanya dilabur ulang dengan cat warna merah maroon milik pabrikan Mitsubishi, serta kombinasi bahan krom pada pelek, bingkai lampu, bingkai kaca, spion, dan handle pintu.
Interior dilapis ulang dengan bahan kulit warna krem. Dasbor dan panel indikator dibiarkan tetap standar, hanya lingkar kemudi diganti baru dengan bahan kayu untuk menguatkan kesan elegan.
Sayangnya, tak ada rincian harga untuk membangun mobil ini.
(Anton Suhartono)