Mantan mahasiswa desain itu kini sedang mengumpulkan dana hingga USD50 ribu atau sekira Rp707 juta untuk memproduksi GinzVelo. Pengumpulan dana dilakukan melalui situs Kickstarter.
Jika sukses, GinzVelo akan dipasarkan mulai Oktober 2015 dengan harga USD6.900 atau sekira Rp97,6 juta.
"Saya sudah terbiasa membuat sepeda motor kecil dan go kart saat kecil,” kata pria berusia 20 tahun itu.
Ia pun mengungkapkan alasannya membuat sepeda listrik itu. "Saat berkuliah di Universitas Negeri Pennsylvania, saya selalu menggunakan sepeda ke mana-mana tapi kehujanan. Bahkan, saya hampir tertabrak mobil. Lalu saya putuskan untuk membuat kendaraan legal untuk melintas di jalan dan bisa membuat saya tetap kering dan aman. Di malam hari saat hujan, ide membuat GinzVelo muncul," ungkap Peter.
Menurut dia, GinzVelo dibuat dari bahan serat kaca, alumunium, dan busa tebal. "Saya menggunakan teknik yang sama dengan membangun pesawat yang mendarat di air," terangnya.