Menghitung Hari Kematian Windows XP

Amril Amarullah, Jurnalis
Senin 31 Maret 2014 15:13 WIB
ilustrasi
Share :

SEJAK peluncurannya tahun 2001 silam, akhirnya sistem operasi Windows XP yang begitu melekat dan digandrungi, sebentar lagi akan menemui ajalnya. Ya, setelah 14 tahun mengabdi, sistem operasi besutan Microsoft itu akan dimatikan pada 8 April mendatang.

Artinya, bila pengguna tetap keukeh menggunakan sistem operasi (OS) Windows XP, setelah tanggal tersebut, besar kemungkinan masalah dan malapetaka akan dialami para pengguna.

Karena apa, satu hal yang dikhawatirkan oleh Microsoft adalah bila pengguna tetap bersikeras mengunakan Windows XP, akan banyak para peretas yang sedang mempersiapkan walware untuk disebarkan.

Tentu saja, ini akan merugikan si penguna. Karena itu, adalah wajar bila Microsoft jauh hari sudah sering menyerukan kepada publik dunia untuk segera menghentikan mengoperasikan Windows XP.

Microsoft pernah berujar bahwa komputer berbasis Windows XP akan mudah terserang malware, akan mudah diretas hacker, yang tentu saja akan merugikan penggunanya dengan berbagai hal yang tak diinginkan: pencurian data penting, data pribadi, bahkan uang.

Komputer dengan OS Windows XP akan dengan mudah disisipi dan dikendalikan oleh para peretas. Penjahat siber mungkin akan mencuri data-data penting seperti laporan pekerjaan atau perusahaan, data-data pribadi seperti foto yang bisa disebarluaskan, dan bahkan informasi perbankan.

Sebut saja seseorang mengakses online banking rekening bank miliknya menggunakan komputer Windows XP. Peretas bisa melacak jejak tersebut dan menguras uang di saldo rekening. Mengerikan. Namun itu baru bahaya dalam skala pribadi.

Bukan hanya itu, pada saat bersamaan, Direktur Layanan Teknologi Help AG, Nicolai Solling, seperti dilansir Softpedia, memperingatkan bahwa sebagian besar penyedia antivirus akan berhenti merilis pembaruan untuk Windows XP. Meski sejumlah perusahaan antivirus terkemuka telah berjanji terus mendukung Windows XP setelah 8 April.

Di luar berbagai peringatan, nyatanya pengguna Windows XP masih cukup besar. Bahkan, sebagai salah satu sistem operasi besutan Microsoft yang paling sukses, menurut data yang pernah dirilis Net Applications bahwa Windows XP masih menguasai 39 persen pasar. Namun demikian, semua kembali kepada pengguna. Meskipun Microsoft pastinya tidak akan mematikan secara langsung, tetapi perusahaan besutan Bill Gates itu, tidak akan menjamin risiko keamanannya.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya