CALIFORNIA – Keinginan Facebook untuk memiliki kendali penuh terhadap aplikasi berbagi foto Instagram, yang diakuisisi senilai USD1 miliar atau sekira Rp9 triliun, terpaksa harus ditunda. Penundaan penyelesaian akusisi itu terungkap lewat pengajuan SEC (Securities and Exchange Commission).
Dilansir dari Mashable, Rabu (16/5/2012), Facebook dilaporkan telah menyesuaikan tanggal, kapan perusahaanya berharap untuk menutup akuisisi tersebut. Kemarin, Facebook telah memperbarui pengajuan SEC dan membuat waktu yang kurang spesifik tentang akuisisi. Diharapkan kesepakatan itu akan ditutup sekira tahun ini, meski tanpa ada rincian lebih lanjut.
Sebelumnya, Facebook mengatakan pihaknya memperkirakan kesepakatan akuisisi akan ditutup pada kuartal kedua tahun ini, yang berakhir Juni mendatang. Perubahan ini mengikuti laporan bahwa Federal Trade Commision (FTC) sedang melakukan penyelidikan persaingan terkait akuisisi.
“Facebook ada di tengah sasaran penegak hukum anti monopoli. Ada perusahaan-perusahaan dominan tertentu yang mendapatkan pemeriksaan paling intens,” ujar mantan Direktur kebijakan di FTC, yang kini bekerja sebagai pengacara anti monopoli David Balto.
Para ahli memperkirakan untuk mendapatkan persetujuan FTC bisa memakan waktu yang lama, hingga 12 bulan. Maka selama itu, Facebook tidak bisa mengintegrasikan teknologi dan staf dari Instagram ke bisnisnya.
(Fetra Hariandja)