JAKARTA - Matinya server dan komputer di pusat tabulasi nasional KPU di Hotel Borobudur membuat kecewa banyak pihak. Apalagi tidak ada satupun pihak IT KPU yang berada di tempat.
Berdasarkan pantauan okezone, Rabu (15/4/2009), banyak tim pemantau dari partai maupun LSM yang merasa kecewa dengan adanya kerusakan ini. Salah satunya adalah tim pemantau dari LSM Suara Hati Nurani.
Pria yang bernama Roni ini terpaksa menahan kecewa karena saat dia menginjakkan kaki di pusat tabulasi pada pukul 20.00 WIB, semua komputer tidak bisa menampilkan hasil penghitungan suara terbaru.
"Saya sempat menanyakan ke humas KPU. Mereka beralasan, meskipu jaringan situs masih kuat namun banyak data masuk ke KPU pusat yang tidak bisa didownload, sehingga laporan yang diterima pun harus antri," ujar Roni.
Hal yang sama pun ingin ditanyakan okezone kepada pihak IT KPU, yang dianggap lebih kompeten untuk memberikan pernyataan. Sayangnya, tidak ada satupun pihak IT KPU yang berada di tempat tabulasi suara.
Situasi terakhir yang terpantau oleh okezone, tim pemantau dari partai ataupun LSM yang berada di Hotel Borobudur menghabiskan waktu mereka dengan ber-Facebook ria, browsing situs berita lokal maupun asing.
(Sarie )