PARA peneliti menemukan kaki seribu raksasa dengan ukuran sebesar mobil yang diperkirakan hidup 340 juta tahun lalu. Penemuan ini terjadi berkat dua fosil yang menunjukkan bentuk kepala dari kaki seribu purba yang disebut sebagai Arthropleura tersebut.
Sebelumnya, para ilmuwan baru dapat memahami seberapa besar kepala makhluk itu berkat fosil kerangka luar. Namun, fosil tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang struktur wajah dari Arthropleura.
Jadi temuan terbaru ini akhirnya memecahkan misteri hubungan antara artropoda tersebut dan artropoda yang kita lihat sekarang, yang sebelumnya membingungkan para ahli.
Dilansir Indy100, Arthropleura hidup pada akhir era Paleozoikum (sekira 346 juta dan 290 juta tahun yang lalu) di hutan dekat khatulistiwa.
Dari segi ukuran, Arthropleura bisa tumbuh hingga panjang 8,5 kaki (sekira 2,5 meter) dan berat lebih dari 45 kg. Meskipun arthropoda memiliki kualitas yang mirip dengan kaki seribu, temuan terbaru menunjukkan bahwa kepalanya sebenarnya lebih mirip kelabang.
Selain mempelajari fosil, teknik CT scan canggih juga digunakan oleh tim untuk membuat model kepala makhluk tersebut.
Sejak penemuan fosil tersebut, para ilmuwan telah memastikan bahwa kepalanya berbentuk bulat dan memiliki dua antena pendek berbentuk lonceng, serta memiliki mata menonjol seperti kepiting dan mulut kecil.
Kepala makhluk itu juga memiliki lubang di mana ia akan melepaskan kerangka luarnya.