Sementara untuk kawasan Asia Tenggara, mobil listrik ini baru diproduksi pada akhir 2023 dan melakukan debutnya di Thailand pada awal 2024. Mobil listrik e:N1 langsung menarik perhatian konsumen karena modelnya yang mampu menerjang berbagai medan jalan.
Soal spesifikasi, Honda e:N1 dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 68,8 kWh yang diklaim dapat menempuh jarak 500 kilometer sekali pengisian penuh. Untuk pengisiannya, mobil listrik ini sudah didukung teknologi DC fast charging dengan pengisian 10-80 persen selama 50 menit.
Sebagai informasi, secara global Honda memiliki strategi untuk memasarkan kendaraan ramah lingkungan di masa depan. Saat ini, mereka memulainya dengan memasarkan kendaraan hybrid dan mulai membangun mobil bensin yang lebih ramah lingkungan.
Honda secara global juga akan memperkenalkan setidaknya 30 model berbasis elektrik secara global hingga tahun 2030, dengan total produksi menjadi 2 juta unit per tahunnya. Honda berusaha mewujudkan netralitas karbon untuk semua produk dan aktivitas perusahaan pada tahun 2050.
(Erha Aprili Ramadhoni)