BUS DAMRI milik siapa? Ini dia orangnya yang merupakan salah satu bus yang terus eksis hingga saat ini. Sejak pertama kali beroperasi pada masa lampau, bus ini terus mengalami perkembangan ke arah yang lebih baik. Bahkan saat ini menjadi salah satu bus terbaik di Indonesia.
Namun banyak yang belum tahu siapa sebenarnya pemilik bus ini. Padahal, Damri sering lalu lalang di jalanan Indonesia.
Lantas bus Damri milik siapa? Ini dia orangnya yakni dari pemerintah. Berikut sejarahnya:
Sejarah Bus Damri dimulai sejak zaman penjajahan Jepang. Pada masa itu, kendaraan angkutan barang disebut dengan Jawa Unyu Zidousha. Sedangkan kendaraan untuk penumpang disebut dengan Zidousha Sokyoku.
Setelah kemerdekaan Indonesia, kedua jenis kendaraan tersebut kemudian berganti nama menjadi Djawatan Pengangkoetan dan Djawatan Angkoetan Darat. Kedunya ini berada di bawah manajemen dari Departemen Perhubungan Republik Indonesia.
Pada tahun 1946, pemerintah mengeluarkan Maklumat Menteri Perhubungan RI No.01/DAM/46. Dalam maklumat tersebut, kedua Djawatan digabungkan menjadi satu lembaga yang kemudian dikenal dengan nama Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia atau disingkat DAMRI.
Singkat cerita, pada tahun 1961 DAMRI menjadi sebuah Badan Pimpinan Umum Perusahaan Negara (BPUPN). Empat tahun berselang kemudian berubah menjadi Perusahaan Negara (PN). =
Menginjak tahun 1984, DAMRI kembali beralih status menjadi Perusahaan Umum (PERUM). Berlanjut pada tahun 2002, status Perum Damri disempurnakan menggunakan PP No.31 Tahun 2002.