Group-IB mengungkap, malware GoldPickaxe pertama kali didistribusikan dengan cara memanfaatkan platform pengujian aplikasi Apple TestFlight. Awalnya cara tersebut berhasil, namun tidak bertahan lama karena berhasil dideteksi.
Para penjahat kemudian menemukan cara lebih canggih yakni melalui rekayasa sosial untuk membujuk korbannya agar memasang profil Manajemen Perangkat Seluler (MDM). Jika korban tertipu, maka penjahat akan memiliki kendali penuh atas iPhone mereka.
Saat ini GoldPickaxe menargetkan pengguna iPhone di Vietnam dan Thailand. Jika malware ini terbukti berhasil, bukan tidak mungkin tersebar ke negara lainnya di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Untuk menghindari malware ini jangan pernah menginstal aplikasi apa pun melalui TestFlight. Jangan juga terpancing dengan metode penipuan MDM yang saat ini sedang gencar dikampanyekan para penjahat. Jadi, jangan ambil risiko yang tidak perlu.
(Maruf El Rumi)