Jadi mereka hanya berpindah-pindah dari satu perusahaan teknologi ke perusahaan teknologi lainnya.
"Situasi seperti ini menunjukkan bahwa setiap perusahaan teknologi sangat bersaing untuk merekrut tenaga ahli terbaik yang tersedia," terang Linkedin.
Hanya saja ada satu pola khusus dimana orang-orang yang pernah bekerja di Apple lebih memilih pergi ke Google ketimbang tempat lainnya.
BACA JUGA:
Dari penelitian itu juga diketahui ternyata Meta yang dimiliki oleh Mark Zuckerberg merupakan perusahaan yang paling rajin membajak calon tenaga kerja. Meta malah dinobatkan sebagai King of the Headhunters oleh Linkedin karena sering mengajak tenaga ahli dari tempat lain untuk bergabung dengan mereka.