DUA jasad aneh non manusia dilaporkan oleh jurnalis dan ahli ufologi Jaime Maussan di Mexico City, Meksiko. Dikatakan bahwa ini merupakan sisa-sisa fosil makhluk luar angkasa alias alien yang telah berusia lebih dari 1.000 tahun.
Di istana legislatif SannLazaro, Maussan menyebut kedua jasad aneh ini pertama kali ditemukan di tambang diatom. Ia menyampaikan makhluk itu bukan bagian dari evolusi terestrial manusia, sebagaimana dilansir dari Metro, Kamis (14/9/2023).
Meski demikian, Maussan mengungkapkan bahwa spesimen memiliki struktur yang kira-kira seperti manusia, dengan dua lengan, dua kaki, badan dan kepala berukuran sedang. Hanya saja ukuran tubuhnya lebih pendek, hanya dua kali.
Selain itu jasad diduga alien juga hanya memiliki tiga jari serta kepalanya pendek dari atas ke bawah, tetapi panjang dari depan ke belakang. Maussan mengatakan spesimen telah dianalisis oleh Universitas Nasional Otonom Meksiko (UNAM).
Dia mengklaim bahwa para ilmuwan telah mengekstraksi DNA dan menggunakan penanggalan radiokarbon untuk menentukan usianya. Ditemukan lebih dari 30% DNA spesimen sangat asing, dengan salah satunya memiliki telur.
"Masyarakat mempunyai hak untuk mengetahui tentang teknologi non-manusia dan entitas non-manusia. Kita berbicara tentang topik yang mempersatukan umat manusia, bukan memisahkan kita. Kita tidak sendirian di alam semesta yang luas ini, kita harus menerima kenyataan ini," kata Maussan.
Ini bukan pertama kalinya Maussan menyajikan dugaan bukti adanya kehidupan alien. Pada tahun 2017, analisisnya terhadap mumi yang ditemukan di Peru dekat Garis Nazca melaporkan bahwa tubuh tersebut adalah alien berjari tiga, tetapi teori tersebut kemudian dibantah dan mayat tersebut ternyata adalah seorang anak-anak.
(Saliki Dwi Saputra )