Dalam beberapa kasus, gerakan lengan terlalu lemah untuk dicatat, namun tiga rekaman berhasil dibuat. Meskipun eksperimen ini hanya melibatkan ritme dengan dua nada, para peneliti mengatakan bahwa pada akhirnya orang bisa dilatih untuk memainkan lagu yang lebih kompleks.
Dan tak tanggung-tanggung, bahkan bisa memainkan alat musik atau menjadi bagian dari orkestra di dunia mimpi. Namun, mimpi jernih diperlukan agar semua ini berhasil, meskipun ada kemajuan dalam beberapa tahun terakhir, hal ini masih sulit untuk dipicu dengan cara yang dapat diandalkan, dan penelitian menunjukkan bahwa hampir separuh populasi tidak pernah mengalami pengalaman bermimpi jernih.
Hingga teknologi ini dikembangkan lebih lanjut, jika pengguna alat ingin mengingat melodi mimpi, mereka harus terus mencoba menyenandungkan lagu tersebut ke dalam aplikasi rekaman segera setelah bangun, namun penelitian ini menunjukkan bahwa ada banyak potensi di sini.
“Hasilnya menunjukkan bukti konsep untuk mentransfer melodi dari mimpi menjadi kenyataan. Tiga dari empat peserta menyelesaikan tugas eksperimental dan dalam sebagian besar upaya mampu mengirimkan suara ritmis dari mimpi sadar," pungkas peneliti.
(Saliki Dwi Saputra )