Ada beberapa teknologi pakaian pendingin yang tersedia, mulai dari bahan perubahan fase (PCM) yang menyerap panas hingga sistem penghembus udara dan penggunaan cairan non-air. Beberapa pakaian bahkan memiliki tabung yang memompa air di sekitar tubuh pengguna atau dilengkapi kipas angin untuk menghembuskan udara langsung ke tubuh.
Meski demikian, banyak perusahaan belum sepenuhnya melindungi pekerja dari suhu yang ekstrem ini. Para ahli menyarankan alternatif lain seperti menyediakan air minum, kipas angin, istirahat di tempat yang sejuk, atau penyesuaian jadwal kerja saat suhu meningkat.
Dengan semakin berkembangnya teknologi, diharapkan pakaian pendingin dapat menjadi solusi yang efektif dalam menghadapi tantangan suhu ekstrem dan dapat menjadi alternatif yang ramah energi bagi penggunaan pendingin udara. (Taja Aurora Bianca)
(Saliki Dwi Saputra )