Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

2 Calon Planet Baru Ditemukan dekat Bintang Muda 200 Tahun Cahaya

Tangguh Yudha , Jurnalis-Sabtu, 06 Mei 2023 |12:29 WIB
2 Calon Planet Baru Ditemukan dekat Bintang Muda 200 Tahun Cahaya
Ilustrasi Planet Baru. (Foto: Freepik)
A
A
A

ASTRONOM menemukan adanya bintang muda berjarak sekira 200 tahun cahaya dari Bumi. Bahkan di bintang muda tersebut sudah ditemukan bukti adanya dua planet.

Bintang muda yang disebut TW Hydrae itu adalah bintang kerdil merah yang berusia kurang dari 10 juta tahun. Bintang ini adalah yang terkecil, kurang dari setengah massa Matahari dan jenis bintang yang paling umum di Bima Sakti.

Dalam tatanan bintang tersebut, para astronom menemukan dua bayangan di piringan gas dan debu yang mengelilingi TW Hydrae, yang mana ini diduga dihasilkan oleh dua piringan kecil yang terletak di dalam sistem bintang.

Para astronom meyakini kedua piringan ini sebagai bukti adanya sepasang planet yang sedang dibangun. Temuan ini telah diterbitkan dalam The Astrophysical Journal, seperti dilansir dari Metro.

Apa yang ditemukan para astronom ini memberikan wawasan tentang bagaimana Bumi dan planet lain di tata surya mungkin terlihat ketika mereka terbentuk sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu.

Mereka menganalisis data yang ditangkap oleh Hubble Space Telescope dan menemukan dua bayangan dengan yang pertama terlihat dalam pengamatan dari tahun 2016 sedangkan bayangan kedua muncul lima tahun kemudian.

Dr John Debes, seorang astronom di Space Telescope Science Institute di AS, yang juga peneliti utama dan penulis utama makalah mengatakan bahwa temuan yang bayangan ino merupakan sesuatu yang benar-benar berbeda.

"Ketika saya pertama kali melihat data, saya pikir ada yang salah dengan pengamatan karena itu tidak seperti yang saya harapkan. Awalnya saya bingung. Kami benar-benar harus menggaruk-garuk kepala hingga akhirnya menemukan penjelasannya," kata Debes.

Debes berpikir bayangan dilemparkan oleh dua piringan yang tidak sejajar, dengan kemiringan sekitar lima sampai tujuh derajat relatif terhadap bidang piringan luar menunjukan bahwa planet cukup dekat satu sama lain.

"Jika yang satu bergerak lebih cepat dari yang lain, ini akan diperhatikan dalam pengamatan sebelumnya. IIni seperti dua mobil balap yang berdekatan satu sama lain, tetapi yang satu perlahan-lahan menyalip dan memutar yang lain," lanjutnya.

Planet-planet yang dicurigai terletak di wilayah yang kira-kira berjarak Jupiter dari Matahari dan bayangan menyelesaikan satu rotasi mengelilingi bintang setiap 15 tahun. Debes menyebut ini sejalan dengan arsitektur gaya tata surya yang khas.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement