Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Pisang Memiliki Radioaktif Aktif Loh

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 01 Mei 2023 |15:03 WIB
Ternyata Pisang Memiliki Radioaktif Aktif Loh
Ilustrasi Pisang. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PISANG disebut memiliki sifat radioaktif. Memang, radioactive sering disalahartikan dengan zat berbahaya yang membahayakan tubuh.

Padahal, Batan menyebut radioaktif merupakan kata sifat yang mempunyai arti senantiasa memancarkan energi yang kita kenal sebagai energi radiasi. Sehingga, zat radioaktif dapat diartikan sebagai suatu zat yang senantiasa memancarkan energi.

Melansir dari Science Alert, sejumlah ahli menyimpulkan bahwa pisang memiliki sifat radioactive alami yang radiasi energinya mampu berpindah dari satu titik ke titik lain, baik sebagai gelombang maupun partikel.

Sifat radioactive pada pisang sama alaminya dengan radioactive kosmik dari Matahari dan luar angkasa, radioactive dari bebatuan dan tanah, radioactive di air, serta radioactive di udara yang kita hirup.

Radioactive pada pisang mengandung potasium tingkat tinggi, dan sejumlah kecil ini bersifat radioaktif. Tetapi, jumlah radiasinya sangat kecil, jauh lebih sedikit daripada radiasi latar belakang alami yang diterima manusia.

Sebagai aturan umum, semakin tinggi tingkat energi radiasi, maka semakin besar kemungkinannya untuk menyebabkan kerusakan. Radiasi yang berlebihan ini disebut senabai radiasi pengion.

Biasanya radiasi pengion yang dapat merusak berasal dari gas radon atau bahan kimia lain. Pada tingkat paparan yang tinggi dapat menyebabkan efek kesehatan seperti luka bakar, kanker, hingga merusak jaringam DNA.

Tapi meskipun ada risiko yang jelas terkait dengan paparan radiasi, penting juga untuk mengenai bahwa radiasi juga ada manfaatnya. Salah satu contoh umum dari hal ini adalah penggunaan radiasi dalam pengobatan modern.

Pencitraan medis menggunakan teknik radiasi pengion, seperti sinar-X dan CT scan, serta teknik radiasi non-pengion, seperti ultrasound dan magnetic resonance imaging (MRI).

Jenis teknik pencitraan medis ini memungkinkan dokter untuk melihat apa yang terjadi di dalam tubuh dan seringkali mengarah pada diagnosis yang lebih awal dan tidak terlalu invasif.

Pencitraan medis juga dapat membantu menyingkirkan penyakit serius. Radiasi juga dapat membantu mengobati kondisi tertentu, membunuh jaringan kanker, mengecilkan tumor atau bahkan digunakan untuk mengurangi rasa sakit.

Jadi, radioactive pada pisang sebenarnya bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Tubuh kita dibuat untuk menangani radiasi dalam jumlah kecil, iulah mengapa tidak ada bahaya meski memakan pisang setiap hari.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement