Versi Long Range menggunakan baterai kapasitas 26,7 kWH dengan jarak tempuh lebih dari 300 km (kondisi baterai penuh). Untuk pengisian daya, Wuling Air Ev dibekali dengan 2 pengisian daya baterai yaitu Socket Box dan Charging Pillar.
Dengan menggunakan socket box tipe Long Range membutuhkan waktu 11 jam pengisian, sedangkan untuk tipe Standard Rage membutuhkan waktu 8.5 jam. Jika menggunakan charging pillar, tipe Long Range membutuhkan waktu 4 jam dan tipe Standard Range 8.5 jam.
Alasan mengapa mobil ini cocok menjadi pilihan mobil listrik pertama ialah karena biaya kepemilikan yang terjangkau, hanya Rp5 jutaan saja per tahun atau per hari sekitar Rp16 ribuan.
(Foto: Wuling Motors)
Rinciannya adalah, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Wuling Air Ev adalah Rp185.000.000 dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) per tahun harus dibayarkan sebesar Rp388.500.
Kemudian untuk melakukan perawatan setahun atau 20.000 km, pemilik harus mengeluarkan biaya Rp544.000. Giliran menghitung konsumsi daya listrik Wuling Air Ev, diasumsikan 1 kWh pada Wuling Air Ev bisa menempuh jarak 10 km.
Menggunakan infrastruktur SPKLU PLN, dikenakan biaya listrik sebesar Rp2.475/kWh. Dalam satu tahun atau 20.000 km, pemilik menghabiskan uang Rp4.950.000 untuk pembelian daya listrik Wuling Air Ev.
(Rizka Diputra)