Ia menegaskan, pemerintah sedang fokus pada insentif motor listrik. Motor listrik dianggap memungkinkan karena harganya terjangkau. Oleh karena itu, insentif untuk motor akan diberikan lebih dulu, sementara untuk mobil disesuaikan dengan pajak.
“Kalau berdasarkan rapat dengan para Menteri antara Rp7 jutaan lah (untuk motor listrik). Tapi pastinya nanti kita lihat dari Kementerian Keuangan,” ucapnya.
Terkait apa yang disampaikan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita terkait insentif sebesar Rp40 juta untuk mobil hybrid, juga ditanggapi Moeldoko. Menurutnya, saat ini pemerintah hanya fokus pada kendaraan full listrik.
“Mobil hybrid tidak dibahas, kemarin hanya mobil full listrik saja yang kita bahas. Pastinya insentif ini khusus untuk yang dirakit secara lokal. Jadi sudah sangat bagus apa yang dilakukan pemerintah,” ungkapnya.
(Citra Dara Vresti Trisna)