Sebuah objek lain terdeteksi memasuki wilayah udara AS sekitar pukul 21.00 waktu Alaska pada hari Kamis (9/2) dan pemerintah AS kemudian mengirim pesawat pengintai untuk melacaknya.
Objek tersebut terbang dengan kecepatan antara 32 dan 64 km/jam pada ketinggian yang biasa digunakan oleh pesawat sipil.
Benda itu melintasi daratan di atas Alaska sebelum menuju ke laut. Benda itu terbang menuju Kutub Utara ketika ditembak jatuh di atas Samudra Arktik di lepas pantai Kanada, kata John F. Kirby, juru bicara Dewan Keamanan Nasional, dalam sebuah konferensi pers pada hari Jumat (10/2). Sejauh ini, AS tidak melihat bukti bahwa benda itu merupakan ancaman militer.
AS sekarang sedang dalam proses memulihkan puing-puing untuk menentukan benda apa sebenarnya yang sudah ditembak jatuh itu.
Tetapi kondisi cuaca yang sangat dingin berarti bahwa upaya pemulihan, yang dibantu oleh Komando Utara AS, unit Garda Nasional Alaska, FBI, dan penegak hukum setempat, tidak berjalan semulus yang diperkirakan.