Terkait hal ini, Honda telah menjalin kerja sama dengan General Motor (GM) terkait pembangan sistem sel bahan bakar masa depan. Honda mengklaim dirinya sebagai pabrikan otomotif pertama yang fokus pada pengembangan hidrogen menuju zero carbon.
Operating Executive and Head of the Business Development Supervisory Unit Honda Arata Ichinose mengatakan, pihaknya menginginkan memperluas pemanfaatan hidrogen secepat mungkin.
“Untuk mencapai tujuan ini, kami telah mengidentifikasi empat domain inti yang akan kami fokuskan selama fase awal bisnis hidrogen kami: model Honda FCEV, kendaraan komersial, pembangkit listrik stasioner, dan mesin konstruksi,” kata Arata, dikutip dari laman resmi Honda.
Honda mengungkapkan bakal menjual model FCEV pada tahun 2024 di Jepang dan Amerika Utara. Disebutkan, keunggulan FCEV adalah memungkinkan berkendara jarak jauh namun tetap dapat mengisi bahan bakar dalam waktu singkat.
(Citra Dara Vresti Trisna)