Sementara itu ahli geologi memberikan pernyataan, bahwa molekul air bisa ada di bumi karena proses penguapan atau tiupan angin dari ruang angkasa. Selanjutnya peneliti lainnya menyebut, tidak hanya menganalisa elemen-elemen didalam bumi, tapi juga di luar angkasa seperti pengaruh meteorit dan asteroid.
Salah satunya adalah asteroid Vesta yang berusia sekitar 14 juta tahun, yang mana ternyata ditemukan kalau asteroid Vesta memiliki cadangan air di dalam objek ruang angkasa tersebut.
Oleh karenanya peneliti menduga, asteroid inilah yang menjadi cikal bakal air yang ada di Bumi. Setelah beberapa waktu berselang, selanjutnya peneliti menemukan, bahwa bentuk batuan Bumi memiliki kandungan yang serupa dengan asteroid Vesta.
(Helmi Ade Saputra)