JAKARTA - HP Inc dilaporkan bakal melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), produsen laptop asal Amerika Serikat itu akan memangkas setidaknya 12% dari jumlah karyawan atau sekira 6.000 orang.
Dilansir dari TechSpot, Sabtu (26/11/2022), HP Inc akan melakukan pemecatan tersebut secara berkala hingga tahun fiskal 2025. Ini merupakan buntut dari permintaan laptop dan PC yang berkurang drastis.
Diketahui, pada tahun ini pendapatan bersih perusahaan dilaporkan turun 0,8% menjadi $63 miliar dibandingkan tahun 2021. Selain itu penjualan notebook juga turun 23% menjadi $6,4 miliar atau setara dengan Rp 100 triliun.
Pendapatan fiskal kuartal keempat HP Inc pun dikabarkan jatuh ke angka 11% menjadi $14,8 miliar atau sekitar Rp 232 triliun. Dan mirisnya lagi, laba juga ikut anjlok ebesar 85 sen per saham, mengalahkan perkiraan analis.
HP Inc memperkirakan laba yang lebih rendah dari perkiraan untuk kuartal fiskal pertama, berdasarkan prediksi penurunan penjualan komputer sebesar 10%.