Insiden itu, dikatakan sebagai akibat dari serangan penolakan layanan terdistribusi (DDoS), telah disematkan pada kelompok peretas pro-Rusia Killnet. Namun, tidak ada bukti bahwa pemerintah Rusia terlibat dalam insiden ini.
Baik Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA) dan Transportation Security Administration (TSA) sedang memantau situasi. CISA mencatat tidak ada kekhawatiran tentang gangguan operasional bandara.
Seorang pejabat senior pemerintah AS juga mengatakan bahwa kontrol lalu lintas udara, komunikasi internal bandara, dan operasi penting lainnya tidak terpengaruh hingga saat ini.
(Ahmad Muhajir)