JAKARTA - McLaren telah lama menolak gagasan memproduksi supercar bergenre sport utility vehicle (SUV). Padahal, pesaingnya seperti Lamborghini dan Ferrari sudah menghadirkan SUV.
Namun, dengan bos baru pabrikan asal Inggris ini berubah.
Michael Leiters yang mengambil alih kendali McLaren Automotive pada 1 Juli 2022, mengakui pasar SUV sangat menarik tetapi harus sesuai dengan DNA merek.
Leiters adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu jika McLaren ingin mengembangkan jangkauannya memasukkan SUV.

Bahkan, dia memimpin pengembangan Cayenne saat bekerja di Porsche.
Baru-baru ini, dia memimpin pengembangan Purosangue saat menjabat sebagai kepala teknis Ferrari.
“Saya mengembangkan SUV di Ferrari,” kata Leiters kepada Autocar dalam sebuah wawancara, baru-baru ini.