Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications tersebut, bahan grafena ini dapat secara akurat mengekstrak emas dari limbah elektronik tanpa elemen logam lain yang berdampingan, dan tanpa menggunakan energi dan bahan tambahan.
Para peneliti itu juga mengembangkan sebuah metode adsorpsi emas berdasarkan film atau selaput tipis grafena, yang cocok untuk produksi skala besar dan dapat secara efisien serta terus menerus memulihkan sumber daya emas dari limbah elektronik.
Metode ini menggunakan oksida grafena komersial sebagai bahan baku dengan biaya rendah, memberikan solusi baru untuk pengembangan berkelanjutan dari sumber daya emas dan daur ulang limbah elektronik, menurut penelitian tersebut.
(Ahmad Muhajir)