Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beda dengan Luar Negeri, Begini Tren Campervan di Indonesia yang Wajib Diketahui

Syifa Fauziah , Jurnalis-Minggu, 14 Agustus 2022 |14:03 WIB
Beda dengan Luar Negeri, Begini Tren <i>Campervan</i> di Indonesia yang Wajib Diketahui
Campervan (dok Freepik)
A
A
A

Dia mengatakan salah satu alasannya karena masyarakat sudah mulai melirik campervan dan bisa juga dinikmati berkeliling Indonesia dengan kendaraan itu. Namun menurutnya tren campervan di Indonesia pastinya berberda dengan di luar negeri.

“Tren campervan di Indonesia akan jauh berbeda dengan di luar negeri. Luar negeri pakai campervan nyetir sendiri itu hal pertama yang akan berbeda, karena di luar negeri campervan memang untuk disetir keluarga sendiri. Di sana banyak pilihan campervan dengan transmisi otomatis, jalannya pun besar dan aman untuk nyetir campervan. Tetapi tidak untuk di indonesia,” jelas Whitney kepada MNC Portal saat ditemui di GIIAS 2022, ICE BSD.

Menurutnya tren campervan di Indonesia akan dimulai dari bisnis penyewaan terlebih dahulu. Nantinya akan ada bisnis yang menyediakan campervan beserta paket perjalanan.

“Jadi memberikan pengalaman kepada keluarga bahwa berlibur dengan campervan seru sekali. Nantinya kalau ada campervan mania mereka bisa beli tapi itu masih jauh sekali. Akan dimulai dari bisnis yang menyediakan campervan dulu,” paparnya.

Whitney menambahkan seiring dengan perkembangan bisnis campervan, nantinya akan diikuti dengan infrastruktur yang memadai. Harus ada demand dan supply terlebih dahulu.

“Diharapkan nantinya ekositem campervan ini akan makin baik sehingga kita tak hanya berkutat di kota besar. Justru keindahan Indonesia ada di tempat yang tidak ada hotelnya. Jangan sampai tidak dijamah. Lebih baik jadikan objek wisata yang baik, nah campervan ini akan mendorong seperti itu,” paparnya.

Saat ini Whitney melihat camping ground yang menyediakan fasilitas untuk campervan, mulai dari listrik, air dan toilet. Namun masih jauh dari cukup, karena yang dibutuhkan harus lebih.

“Sudah mulai banyak terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tapi fasilitasnya jauh dari kata cukup. Tidak masalah ketika semakin banyak orang terinspirasi campervan dan mencoba, mudah-mudahan camping ground akan berkembang,” imbuhnya.

(Kurniawati Hasjanah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement