JAKARTA - Pulau Socotra di Yaman menyimpan banyak misteri. Orang-orang bahkan menyebutnya sebagai tempat Dajjal bersembunyi.
Disadur News.com.au, Kamis (7/7/2022), ada juga yang menyebutnya sebagai pulau alien. Tetapi, yang tidak bisa dipungkiri adalah keindahannya.
Dengan hanya segelintir turis dalam setahun, Socotra dianggap sebagai surga wisata yang tidak tersentuh. Tidak mudah untuk sampai ke pulau indah itu, namun seorang petualang dan agen real estate Doug Driscoll berhasil melakukannya.
Dijuluki "Galapagos of Arabia", Socotra menawarkan turis pengalaman dunia lain, dengan banyak hewan dan tumbuhan endemik di pulau itu.
Pulau ini juga dipenuhi dengan sejumlah ngarai yang menakjubkan. Sungai mengalir dengan jernih, pantai pasir putih membentang luas, dan desa tradisional yang menawan menambah daya tarik pulau ini.
Pulau ini diawasi oleh personel militer yang kuat. Mereka ada di sana karena konflik yang sedang berlangsung di Yaman dan Somalia, yang keduanya terjadi hanya beberapa ratus kilometer dari Socotra.
Doug mengunjungi Socotra awal tahun ini. Dia merupakan satu dari tiga turis di pulau itu pada minggu dia pergi. “Itu epik. Ini sangat unik, sangat sedikit tempat yang tersisa di planet ini yang belum tersentuh dan murni,” katanya.
“Lima atau 10 menit dalam perjalanan, Anda dapat melihat betapa terputusnya hubungan itu dari seluruh dunia. Itu benar-benar sesuai dengan judulnya, pulau Socotra yang hilang,” katanya.
Satu-satunya cara untuk mengakses pulau itu adalah dengan pesawat kemanusiaan dari Abu Dhabi di Uni Emirat Arab. Pesawat ini memiliki sejumlah kursi yang dapat dialokasikan untuk turis.
Perjalanan ke pulau ini hanya berlangsung selama seminggu. Driscoll melakukan tur dengan menyewa jasa Crooked Compass, agen perjalanan yang memiliki spesialisasi tur menantang.