7. Minyak Power Steering
Keberadaan teknologi Electric Power Steering (EPS) membuat power steering hidrolis mulai dilupakan. Meski demikian, masih banyak mobil yang mengandalkan sistem hidrolis ini. Jika mobil anda termasuk yang demikian, perhatikan tabung cadangan tempat mengisi ulang minyak power steering dan isi sesuai takaran.
Hati-hati terhadap kebocoran karena letak pompa power steering di bawah berisiko memercikkan minyak ke knalpot. Sama dengan cairan kimia lainnya, minyak power steering juga memiliki titik bakar cukup rendah sehingga mudah menyala.
8. Air Pembersih Kaca (Wiper)
Keberadaan air pada pembersih kaca atau wiper kerap dilupakan, dan sebaiknya jangan pernah dianggap sepele. Berjalan saat hujan tidak terlalu deras tapi kaca kotor membuat visibilitas terganggu. Di saat bersamaan, air wiper yang habis membuat risiko baret di karet wiper sehingga kinerja alat pembersih kaca itu tak maksimal. Maka pastikan anda mengisi air wiper sesuai takarannya.

9. Perlengkapan Darurat
Setelah komponen utama aman, pastikan anda membawa perlengkapan darurat seperti misal yang paling wajib ada dan lengkap adalah dongkrak dan alat pembuka ban. Pelajari kembali cara penggunaannya agar tidak kesulitan saat harus ganti ban.
Selain perkakas teknis bawaan mobil, perangkat darurat lain yang sebaiknya ada adalah senter, jumper aki, hingga kabel sling untuk derek bila terjadi mogok. Siapkan pula cairan cadangan seperti minyak rem dan sebagainya.
(Salman Mardira)