Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sayembara Penangkapan Putin, Bos Teknologi Rusia Hadiahkan Rp14,3 Miliar

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Sabtu, 05 Maret 2022 |12:24 WIB
Sayembara Penangkapan Putin, Bos Teknologi Rusia Hadiahkan Rp14,3 Miliar
Sayembara penangkapan Putin, bos teknologi Rusia hadiahkan Rp14,3 miliar (Foto: OpIndia)
A
A
A

JAKARTA - Sosok Vladimir Putin kini jadi sayembara untuk ditangkap, hal ini dilakukan oleh seorang bos teknologi asa Rusia Alex Konanykhin. Dirinya menawarkan hadiah hingga Rp14,3 miliar.

Dilansir dari New York Post, Sabtu (5/3/2022), Konanykhin menganggap Putin bersalah atas kejahatan perang terkait invasi ke Ukraina.

"Saya berjanji untuk membayar USD 1 juta kepada mereka yang, sesuai dengan tugas konstitusionalnya, menangkap Putin sebagai penjahat perang di bawah hukum internasional dan Rusia," kata Konanykhin di media sosial.

Sebelumnya, bahkan dia menulis bahwa Putin bisa ditangkap hidup dan mati, kemudian postingan tersebut dihapus oleh Facebook dan dia menyatakan bukan itu niatnya.

"Meskipun hal seperti itu akan disambut oleh jutaan orang di seluruh dunia, saya percaya Putin harus dibawa ke pengadilan," ujarnya.

Dia sendiri adalah warga negara Rusia, tetapi tinggal di California, Amerika Serikat (AS). Dia membelot dari Rusia dan menjadi buronan. Di AS, Alex mendapat suaka politik dan kemudian menjalankan bisnisnya di sana.

Ia mendirikan berbagai bisnis seperti pasar online Syndicate News. Perusahaannya, KMGI, pernah membuat WikiExperts.US yang menulis artikel di Wikipedia untuk perusahaan tersebut.

Lalu, ada TransparentBusiness, software yang bisa memonitoring karyawan. Sosoknya juga dikenal sebagai investor perusahaan teknologi dengan nilai miliaran dolar, dan juga dikenal sering mengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Putin bukan presiden Rusia karena dia berkuasa dengan operasi yang (antara lain) meledakkan apartemen di Rusia, kemudian melanggar konstitusi dengan menghapus pemilihan umum yang bebas dan membunuh lawan-lawannya," klaim Konanykhin.

"Sebagai etnis dan penduduk Rusia, adalah tugas moral saya untuk mendukung de-nazifikasi Rusia. Saya akan terus membantu Ukraina dalam upaya heroiknya untuk bertahan hidup," tambahnya.

Konanykhin mengatakan, dia menawarkan uang itu sebagai bukti bahwa perang dengan Ukraina tidak didukung oleh banyak orang Rusia.

"Jika cukup banyak orang membuat pernyataan yang sama, itu mungkin meningkatkan kemungkinan Vladimir Putin ditangkap dan dibawa ke pengadilan," tutur dia.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement