JAKARTA - Ada temuan baru yang berkaitan dengan sel punca, yaitu bisa diubah menjadi tulang hanya dengan suara. Sel ini, diketahui memilki kemampuan yang unik.
Disadur dari ScienceAlert, Kamis (24/02/2022), sel punca dikatakan mampu berubah menjadi jenis sel lain, ia bagaikan kekuatan super yang digunakan beberapa hewan untuk menumbuhkan kembali anggota badan.
Belakang, sel punca kerap digunakan untuk pengobatan, sebab mereka punya potensi untuk membantu manusia dalam memperbaiki bagian tubuh yang rusak karena cedera atau penyakit.
Tentunya, membutuhkan kemampuan untuk memanipulasi sel punca sesuai kebutuhan, dan sebuah studi baru menguraikan cara inovatif untuk melakukan hal itu.
Kini, telah ditemukan sebuah inovasi baru, yaitu memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi untuk mengubah sel punca menjadi sel tulang hanya dalam waktu lima hari, dengan 10 menit perawatan stimulasi per hari.
Lebih jauh, para peneliti berharap teknik yang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan proses yang digunakan saat ini, dapat digunakan untuk menumbuhkan kembali tulang yang telah hilang akibat kanker atau jenis penyakit degeneratif lainnya.
"Gelombang suara memangkas waktu perawatan yang biasanya diperlukan untuk membuat sel punca mulai berubah menjadi sel tulang dalam beberapa hari," kata Amy Gelmi , Wakil Rektor Research Fellow di Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) di Australia.
"Metode ini juga tidak memerlukan obat khusus 'penginduksi tulang' dan sangat mudah diterapkan pada sel punca," tambahnya.
Metode ini, ditemukan berkat kerja bertahun-tahun untuk memodifikasi sel punca dengan gelombang suara di atas frekuensi 10 MHz.
Selama penelitian, sebuah microchip digunakan untuk mengubah sel punca yang dimasukkan ke dalam minyak silikon dan ditempatkan di piring kultur.
Pendekatan baru ini, merupakan sebuah kemajuan di semua bidang tersebut. Para peneliti menunjukkan, mereka meneliti beberapa jenis sel punca, termasuk sel punca dari lemak yang tidak terlalu menyakitkan untuk ditarik keluar dari tubuh.
Sejauh ini, para peneliti membuat banyak terobosan dalam hal mengubah sel punca menjadi berbagai jenis sel untuk melawan berbagai masalah kesehatan.
"Studi kami menemukan pendekatan baru, memiliki potensi kuat untuk digunakan dalam merawat sel punca, sebelum kami melapisinya ke implan atau menyuntikkannya langsung ke dalam tubuh untuk rekayasa jaringan," ujar Gelmi.
(Ahmad Muhajir)