JAKARTA - Perusahaan keamanan siber, Kaspersky, merilis laporan perihal penipuan online yang bersumber dari aplikasi kencan online. Terungkap, orang-orang Asia Tenggara menjadi korban terbanyak.
Disadur dari keterangan resminya, temuan ini berdasarkan hasil survei Kaspersky yang bertajuk "Mapping a secure path for the future of digital payemnts in APAC".
Kaspersky mengungkapkan, hampir 1 dari 2 orang (45%) di Asia Tenggara telah kehilangan uang karena penipuan, di mana pelakunya mereka kenal dari aplikasi kencan online.
Jumlah kerugian yang diderita, kurang dari Rp1,4 juta. Penipuan yang disebut kecil-kecilan ini, dialami oleh berbagai kelompok usia.
Generasi baby boomer (kelahiran 1946-1964) dan di atasnya (1918-1945) paling sering menjadi korban penipuan kecil-kecilan ini, mencapai 33%.
Rata-rata penduduk Asia Tenggara yang pernah menjadi korban penipuan kurang dari Rp1,4 juta berjumlah 22%.
Kemudian, hampir 2 dari 5 orang di kelompok usia paling senior pernah kehilangan antara Rp71,5 juta sampai Rp142 juta karena ditipu teman kencan online.