FUNGSI oli gardan sering diremehkan bagi pengguna kendaraan bermotor. Banyak pengendara yang lupa mengganti oli gardan karena menganggap oli gardan tidak mudah panas seperti oli mesin khususnya bagi pengguna motor matik. Bahkan tidak jarang pengguna matik tidak menyadari adanya oli gardan.
Bagi motor matik yang memiliki konsep kopling kering, oli gardan sangat diperlukan.
Hal ini lantaran,oli mesin hanya bertugas melumasi komponen-komponen di dalam mesin.

Sementara itu, CVT sebagai transmisi tidak memerlukan pelumasan sama sekali. Walau demikian, motor matik memiliki gearbox berisi gear rasio. Gear rasio ini berfungsi untuk meneruskan tenaga yang berasal dari kruk as dan CVT menuju roda belakang.
Gear rasio akan selalu bergesekan antara satu sama lain. Untuk itu, dibutuhkan pelumasan yang baik yang diperankan oleh oli gardan.
Sama seperti oli mesin, oli gardan juga perlu diganti secara berkala. Karena seiring masa penggunaan maka kualitas oli gardan akan menurun. Oli gardan juga perlu diganti seandainya gearbox kemasukan air. Kasus seperti ini biasanya terjadi ketika motor menjadi korban banjir.
Dibanding dengan oli mesin, interval penggantian oli gardan lebih tahan lama. Untuk motor yang baru keluar dealer, penggantian oli gardan pertama kali akan dilakukan saat jarak tempuh menyentuh angka 1.000 km.
Selanjutnya, penggantian bisa dilakukan setiap interval 8.000 km atau masa pakai 8 bulan.
Tetapi perlu diingat, angka tersebut adalah patokan maksimal. Untuk menjaga kondisi motor tetap prima sebaiknya penggantian oli gardan dilakukan dengan interval yang lebih cepat.
(Kurniawati Hasjanah)