3. Andalkan sabuk pengaman
Saat mobilnya terombang ambing arus banjir bandang, Oky berusaha berpegangan pada sabuk pengaman di bangku belakang dan mendobrak pintu bagasi mobil dan akhirnya terbuka, sehingga langsung keluar melalui pintu bagasi tersebut dan menutupnya lagi.
"Cukup lama saya berada di dalam mobil saat hanyut terbawa banjir bandang yakni sekitar 30 menit, namun saya juga sempat menelpon istri untuk mengabarkan bahwa saya terjebak dalam mobil yang hanyut," katanya.

Setelah berhasil keluar dari mobil, Oky berjalan mengikuti arus air berdasarkan pengalamannya yang pernah mendapat latihan penyelamatan diri (SAR) saat ikut organisasi pecinta alam waktu masih SMA.
4. Tak lawan arus air
Bapak satu anak itu memang berusaha tidak melawan arus air saat berjalan menerobos banjir karena hal itu akan membuatnya hanyut dan tidak terkendali, sehingga di video yang viral itu terlihat ia seperti mengejar mobilnya yang terbawa arus air, padahal penyintas tersebut berusaha menyelamatkan diri dengan mengikuti arus banjir bandang.
Ia mencoba meraih apa saja yang ada di sepanjang jalan yang berubah menjadi sungai dan beruntung ada warga lain di tepi yang berusaha menggapai tangannya, sehingga berhasil menyelamatkan Oky dari derasnya arus banjir.
Mobilnya terus terseret banjir bandang dan baru berhenti setelah menabrak tiang listrik dan sebuah pagar rumah warga hingga menyebabkan kaca belakang mobilnya pecah dan air masuk ke dalam mobil tersebut.
Oky bersyukur bisa selamat dari terjangan banjir bandang setinggi 1 meter lebih dan mobilnya juga berhasil dievakuasi oleh warga setelah kondisi air mulai berkurang di kawasan Perumahan Bumi Mangli Permai Jember.