Pengalaman robotik ini bukannya tanpa bantuan manusia sama sekali. Ada dua karyawan Clockwork, termasuk direktur pengembangan dan operasi bisnis, Tracy Torhan, yang siap menyambut tamu, membantu memilih dari 10 pilihan warna yang ada, dan menjelaskan cara kerja semuanya.
Jika ada pelanggan yang datang dengan cat lama, keduanya membantu menghapusnya. Meskipun layar mesin secara detail menjelaskan apa yang harus dilakukan, tetapi campur tangan manusia tetap membantu kelancaran proses.
CEO Clockwork Renuka Apte, merupakan alumnus ilmu komputer Georgia Tech dengan latar belakang teknik, mengaku tidak berniat menghentikan bisnis salon kuku atau mengganti pekerja manusia.
Sebaliknya, mengutip dari Mashable, Kamis (8/7/2021), perusahaan yang berbasis di Bay Area ini melihat dirinya sebagai pelengkap.
Apte menyebut layanannya sebagai "minicures." Clockwork mengklaim layanannya itu bisa masuk ke dalam salon, bekerja bersama pekerja kuku untuk touch-up dan pewarnaan ulang cepat.
(Dyah Ratna Meta Novia)