"Kami juga akan memfasilitasi pelatihan Augmented Reality (AR) bagi 500 developer muda asal Solo," tambah Ahmad.
Untuk memberdayakan Solo sebagai smart city berikutnya, perusahaan juga akan membangun pusat informasi pintar di Balai Kota, yang menghubungkan pusat komando kota dengan lebih dari 2.700 RT untuk menghadirkan informasi yang real-time di seluruh kota.
Setelah peluncuran 5G tahap awal di Solo, Indosat Ooredoo berencana untuk memperluas layanan 5G komersial ke kota-kota besar lainnya di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan.
(Dyah Ratna Meta Novia)