Sebelumnya pada bulan Mei, sistem Colonial Pipeline Co AS sepanjang 5.500 mil (8.850 km) ditutup setelah salah satu serangan dunia maya paling mengganggu yang tercatat, mencegah jutaan barel bensin, solar dan bahan bakar jet mengalir ke East Coast dari Gulf Coast.
Baca Juga: Terkait Kebocoran Data 279 Juta WNI, Kominfo Akan Blokir Raid Forums dan Akun Kotz
Schoenbohm mengatakan banyak bisnis Jerman berada pada peningkatan risiko menjadi sasaran peretas karena bekerja jarak jauh selama pandemi COVID-19.
"Banyak perusahaan harus mengaktifkan kantor pusat dalam waktu singkat," katanya, seraya menambahkan bahwa banyak dari sistem TI mereka yang rentan terhadap serangan.
"Perusahaan sering kali menutup celah keamanan yang diketahui terlalu lambat," ujarnya menambahkan.
(Amril Amarullah (Okezone))