Secara garis besar, kebijakan ini diklaim menyasar para pengguna akun bisnis. Dalam notifikasi pembaruan yang diberikan, ada beberapa poin yang disebutkan. Pertama, layanan WhatsApp dan caranya memproses data. Kedua, cara bisnis menggunakan layanan yang di-hosting oleh Facebook untuk menyimpan dan mengelola chat WhatsApp. Ketiga, cara WhatsApp bermitra untuk menawarkan integrasi produk
Pembaruan itu disebut akan memperjelas cara kerja perpesanan bisnis dan fitur-fitur bisnis di WhatsApp.
Misalnya, opsi bagi bisnis untuk memasang tombol di laman toko Facebook-nya yang bisa menghubungkan konsumennya untuk mengirim pesan ke bisnis tersebut di WhatsApp. Ataupun, opsi penggunaan third-party hosting untuk WhatsApp Business API.
WhatsApp menegaskan, kebijakan privasi WhatsApp yang baru tidak memengaruhi chat atau percakapan antar akun maupun grup pribadi para pengguna.
"Kami ingin memberikan kejelasan bahwa pembaruan kebijakan tersebut tidak memengaruhi privasi pesan-pesan yang Anda kirim kepada teman atau keluarga, dengan cara apa pun. Perubahan tersebut berhubungan dengan fitur-fitur bisnis yang bersifat opsional di WhatsApp," tulis WhatsApp.
Hal yang Tidak Berubah
Dalam penjelasan WhatsApp di blog resmi-nya, perusahaan menyebutkan ada hal yang tidak berubah meski ada kebijakan privasi baru.
- WhatsApp maupun Facebook tidak dapat melihat pesan pribadi atau mendengarkan panggilan