Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ilmuwan Temukan Bahan yang Mampu Simpan Energi Matahari Selama Berbulan-bulan

Anjasman Situmorang , Jurnalis-Senin, 14 Desember 2020 |13:19 WIB
Ilmuwan Temukan Bahan yang Mampu Simpan Energi Matahari Selama Berbulan-bulan
Sinar Matahari.(Foto:Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Para ilmuwan tmenemukan bahan yang dapat menyimpan energi secara efisien. Penemuan ini penting, untuk menjaga planet Bumi dengan memanfaatkan energi terbarukan.

Bahan itu disebut sebagai kerangka logam oraganik (MOF), yang mampu menyimpan energi matahari berbulan-bulan.

Bahan ini memiliki molekul berbasis karbon yang membentuk struktur dengan menghubungkan ion logam. MOF juga bersifat porous yang juga dapat membentuk material komposit dengan molekul kecil lainnya.

Baca Juga: Ilmuwan Temukan Danau Kuno Terkubur Es Setebal 1 Mil di Greenland

Tim peneliti mencoba menambahkan molekul dari senyawa azobenzene yang menyerap cahaya. Kemudian, bahan komposit yang sudah jadi dapat menyimpan energi dari sinar ultraviolet setidaknya selama empat bulan dalam suhu ruangan.

Baca Juga: Ilmuwan Ciptakan Cat Ultra-Putih Penangkal Radiasi Matahari

“Bahan ini sedikit berfungsi seperti bahan pengubah fase, yang digunakna untuk menyuplai panas di penghangat tangan. Jika penghangat tangan perlu dipanaskan untuk mengisi ulang, bahan yang baru ini dapat menangkap energi bebas langsung dari matahari,” kata ahli kimia bahan John Griffin, dikutip dari Science Alert, Senin (14/12/2020).

Azobenze merespons rangsangan eksternal seperti cahaya atau panas. Di bawah sinar ultraviolet, molekul akan berubah bentuk sambil tetap berada dalam kerangka pori MOF yang secara efektif menyimpan energi.

Baca Juga: Ilmuwan Temukan Organ Baru di Kepala Manusia

Bahan tersebut masih terus dikembangkan agar layak dibuat secara komersial. Ini akhirnya dapat digunakan untuk menghilangkan es kaca mobil atau memasok pemanas tambahan untuk rumah dan kantor.

“Ia juga tidak memiliki komponen bergerak atau elektronik sehingga tidak ada kerugian yang terlibat dalam penyimpanan dan pelepasan energi matahari. Kami berharap dengan pengembangan lebih lanjut dapat membuat bahan lain yang menyimpan lebih banyak energi,” kata Grifffin.

(Sazili Mustofa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement