JAKARTA - Sebuah penelitian baru-baru ini, merinci contoh domestikasi pada vertebrata non-manusia, khususnya damselfish sirip panjang (Stegastes diencaeus).
Ternyata, ikan ini menggunakan udang mysid planktonic (Mysidium integrum) menjadi petani baginya, agar menyuburkan tambak alga tempat makan mereka.
Damselfish sirip panjang selalu mempertahankan sepetak ganggang dari makhluk lain yang ingin memakannya.
Jika tidak ada tempat untuk mereka bertani, ikan ini akan mengisap polip di karang sampai mati dan menggantikannya dengan alga. Ikan sirip panjang ini akan melawan dengan agresif jika ada yang mendekati tempat bertani mereka.
Baca Juga: Isi Waktu di Rumah, Ajak Anak Peduli Laut Lewat Tur Virtual
Namun, ikan yang juga disebut longfins dapat mentolerir kawanan udang mysid yang mengapung di pekarangan mereka. Bahkan, mysid ditemukan dalam jumlah yang lebih banyak dari spesies lainnya di tempat pembudidaya ikan longfins.
Baca Juga: Mengenaskan, Penyu Ini Mati Setelah Makan Plastik yang Disangka Ubur-Ubur
Dilansir dari IFL Scienc pada Jumat (11/12/2020), para peneliti kemudian mengumpulkan beberapa mysid dan memasukkannya ke air yang terkontaminasi oleh “bau” yang berbeda. Para mysid ternyata lebih tertarik pada bau ikan damselfish.
Para peneliti juga menemukan bahwa mysid mendapat keuntungan berada dekat longfins. Ikan ini akan melindungi mereka dari ikan lain yang ingin memangsa udang tersebut. Anehnya, ketika mysid berada di atas alga yang dibiarkan begitu saja oleh longfins.
Ternyata, ketika udang mendekati alga, limbahnya dapat menjadi pupuk yang memberikan panenan bagi ikan sirip panjang.
Berdasarkan hasil analisis, panen alga jauh lebih melimpah ketika dibantu oleh mysid. Inilah sebabnya, ikan sirip panjang membiarkan bahkan menjaga mysid berada di alga.
(Sazili Mustofa)