Pada tahun 1971, orang yang berwenang terhadap standarisasi simbol jalan raya telah setuju dengan sudut pandang Oregon.
Warna kuning memang lebih kuat menunjukkan hati-hati. Hal inI terus berlanjut pada lampu lalu lintas yang memberi sinyal lambat. Bahkan, warna ini pernah menjadi tanda berhenti di awal abad ke-20.
Meski begitu, warna putih masih tetap digunakan untuk memisahkan jalur lalu lintas. Aturan ini tercatat dalam Manual of Uniform Control Devices for Streets and Highways edisi 1971 dan masih terus digunakan hingga saat ini.
(Sazili Mustofa)